Sikap kukuh mantan Dirut PD Pasar Surya Ahmad Ganis Purnomo

Sikap kukuh mantan Dirut PD Pasar Surya Ahmad Ganis Purnomo yang enggan mengembalikan kelebihan tunjangan, membuat Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berang. Dia menegaskan jika semua pihak harus menjalankan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), termasuk instruksi pengembalian dana ke kas negara.“Rekomendasi BPK sudah ada, itu bersifat personal dan harus dijalankan,”ujar Risma, kemarin. Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu melanjutkan, pejabat yang terlibat dalam hasil pemeriksaan BPK harus bisa legowo dan menuruti hasil itu.

Makanya, ia tetap berharap semua pihak untuk segera melaksanakan itu. Apalagi dalam rekomendasinya sudah jelas untuk segera dikembalikan. Sebelumnya, mantan Dirut PD Pasar Surya Ahmad Ganis Purnomo menyatakan tak akan membayar kelebihan gaji seperti yang ditemukan BPK sebesar Rp437 juta. Baginya, selama ini tidak ada yang salah dengan besarnya tunjangan yang diterimanya.

Sementara itu, kelebihan tunjangan di PD Pasar Surya ternyata tidak hanya diterima jajaran direksi. Badan Pengawas (Bawas) pun juga mengalami hal yang sama. Untuk Bawas, nama uang yang diterima bukan tunjangan, tetapi honorarium sebesar Rp209 juta. Ketika dikonfirmasi, Ketua Bawas PD Pasar yang sekarang M Taswin dan mantan ketua Bawas Suhartoyo menyatakan memang telah menerima honorarium dan mengembalikannya begitu mendapatkan surat tagihan dari PD Pasar Surya. Demikian catatan online Mesin Glundung tentang Sikap kukuh mantan Dirut PD Pasar Surya Ahmad Ganis Purnomo.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel