Kecelakaan lalu lintas

Kecelakaan lalu lintas antara mobil pribadi dengan truk pengangkut batu baru di lintas Tanjung Api-Api (TAA), kemarin menewaskan empat orang, dua diantaranya anggota Polresta Palembang. Peristiwa terjadi di Jalan KM 15 Palembang – Tanjung Api-Api, Tanjung Lago, sekitar pukul 05.00 WIB, kemarin antara mobil Avanza bernomor polisi BG 1231 NI dengan dump truk pengangkut batubara E 9127 E. Dua polisi yang tewas yaitu Briptu Marwin Ardiansyah, 30, anggotaPidanaUmum( Pidum) dan Brigadir Toni Bahar,32,anggota Pidana Khusus (Pidsus) Polres Palembang. Korban meninggal lainnya, Ari Akbar dan Inah,28.Adapun Brigadir Agus Widodo, anggota Pidana Khusus (Pidsus) PolrestaPalembang, kondisinya kritis.

Sedangkan dua korban bernama Gera Madona,dan Irawati alias Manda, 25, mengalami luka cukup serius. Tiga jenazah korban tabrakan langsung dilarikan ke Departemen Kedokteran Forensik Kamar Mayat RSMH Palembang untuk dilakukan visum. Briptu Marwin Ardiansyah, mengalami luka dibagian kepala dan keningnya hingga bolong, kaki kanan patah. Brigadir Toni Bahar, 32, mengalami luka dibagian paha patah,kepala robek,tangan kiri patah, dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Myria. Ari Akbar mengalami luka dibagian kepala pecah kanan dan kiri,leher robek,lengan tangan kanan koyak.

Sedangkan Inah, mengalami lukadibagianbibirpecah, wajah rusak dan lebam, dada memar, sekujur tubuh penuh luka lecet. Adapun Brigadir Agus Widodo harus menjalani perawatan intensif di RS RK Charitas. Sementara itu, sopir dump truk, Aan Alamsyah, 24, mengalami patah tangan kanan dirawat di IGD RSMH Palembang. Kapolresta Palembang Kombes Pol Agus Sulistiyono menegaskan, dua anggotanya yang tewas tersebut sedang melaksanakan tugas dan sudah melapor kepada atasannya masing-masing.

”Mereka pergi dalam perjalanan tugas piket fungsi. Sebelumnya para korban sudah izin dengan kanitnya masingmasing, Brigadir Toni, dia izin dengan kanitnya karena isterinya hamil tua.Briptu Marwin izin keluar untuk piket fungsi, sementara Brigadir Agus izin karena sakit,”ujar Kapolresta. Mengenai keberadaan dua wanita yang berada dalam satu mobil anggotanya itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan. ”Mengenai dua wanita itu kita belum jelas,untuk kronologis kecelakaan penanganan kasusnya ditangani oleh Polres Banyuasin karena lokasinya di wilayah Banyuasin. Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi anggota yang lain. Apabila hendak bepergian minimal harus izin dengan kanit masing-masing supaya tahu perginya kemana,” terangnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan terjadi tidak jauh dari kawasan hiburan KTV Celeoprata. Kecelakaan berawal dari kendaraan truk pembawa batubara menuju Pelabuhan TAA dari Kota Palembang berjalan dengan kecepatan tinggi. Diduga kondisi jalanan yang gelap, membuat dump truck batubara berkapasitas 5-8 ton melaju terlalu ke arah kanan badan jalan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan, mobil Avanza bermuatan tujuh penumpang melaju dari arah pelabuhan TAA menuju kota Palembang. Tepat di KM 15 kawasan Gasing, dump truck yang sudah mengambil jalur terlalu kanan menghantam mobil Avanza.

Akibatnya, truk terpental masuk ke daerah rawa sebelah kanan jalan sementara mobil Avanza menghamtam tiang listrik hingga roboh. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.15 WIB, kemarin mengakibatkan sopir Avanza, Ari Akbar, dan penumpang Toni, dan Marwin Ardiansyah tewas seketika di lokasi kejadian. Sementara, Agus Widodo, Inah, dalam kondisi sekarat dan langsung dilarikan di RS Myria yang kemudian dirujuk ke RS Mohammad Hoesin Palembang. Sedangkan dua penumpang lainnya,Gera Mdona dan Manda mengalami luka lecet. Semua penumpang Avanza langsung dilarikan ke RSMH Palembang. Salah satu saksi,Ali,warga Gasing mengungkapkan kejadian lakalantas berlangsung cepat dan tidak banyak diketahui warga sekitar.

Namun, sesaat setelah mendengar suara tabrakan warga sekitar mendatangi lokasi kejadian.“Kami banyak yang dak liat, karena masih gelap. Tapi, kami memang dengar suara tabrakan yang sangat keras,”ungkap Ali. Sementara itu, Kapolres Banyuasin AKBP Ahmad Zaenuddin melalui Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Hardiman mengungkapkan, penyidikan penyebab kejadian masih terus dilakukan. “Kita masih memperdalam informasi, belum seluruhnya dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP), baik dari sopir truk maupun penumpang Avanza. Anggota masih melakukan pengolahan informasi dan keterangan lengkap,” tukasnya.

Diterangkan Hardiman, dugaan sementara dari hasil olah kejadian tempat perkara (TKP),dump truk pengangkut barubara mengambil porsi badan jalan terlalu kanan yang diprediksi kondisi jalan masih gelap. Dari arah berlawanan melintas mobil Avanza yang ditumpangi tiga anggota Satreskrim Poltabes Palembang menuju Kota Palembang. “Tadi, terlihat ada beberapa bekas ban truk yang terlalu ke kanan. Untuk selanjutnya, anggota masih bekerja,” pungkas Hardiman. Demikian catatan online Mesin Glundung tentang Kecelakaan lalu lintas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel