Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin harus merogoh kocek hingga ratusan juta rupiah untuk mendukung pelaksanaan SEA Games XXVI Palembang. Kabupaten yang dipimpin Amiruddin Inoed ini bersedia membeli dua mobil Pajero Sport baru senilai Rp474 juta untuk kebutuhan akomodasi SEA Games. Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Banyuasin Amin Jaya membenarkan pembelian dua mobil yang masih menggunakan pelat putih tersebut.

Bahkan,jika merujuk Surat Edaran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) No 024/ 254px1/- 2010 dengan tema persiapan SEA Games XXVI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mengajukan permintaan peminjaman kendaraan roda empat, lengkap dengan sopirnya. “Memang ada edaran dari Gubernur.Karena itu,Pemkab menganggarkan pembelian dua mobil.Kendaraan baru saja datang setelah dipesan beberapa bulan lalu,” kata Amin. Kedua kendaraan anyar dengan nopol BG 1022 XL dan BG 1105 XL ini,setelah perhelatan SEA Games akan dikembalikan kepada Pemkab Banyuasin.

“Sudah SEA Games dikembalikan. Namun,Pemkabbelum memutuskan akan dipakai siapa kedua mobil baru tersebut,” tandas Amin seraya mengakui, pembelian dua mobil dengan anggaran ratusan juta ini memang dilakukan lebih awal. Haliniuntukmengantisipasi kenaikan harga automotif yang fluktuatif sehingga anggaran yang dikeluarkan sesuai budget. “Pemeliharaan Pajero Sport akan dikembalikan ke Kabag Umum Setda Banyuasin. Bisa jadi, setelah SEA Games, mobil akan diperuntukkan bagi tamu-tamuPemkab,”ujar Amin. WakilKetuaDewanPerwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banyuasin Arkoni membenarkan, Dewan telah menyetujui adanya penambahan dua kendaraan dinas Pemkab Banyuasin untuk membantu kelancaran pelaksanaan SEA Games mendatang.

“Dewan setuju, tapi saya lupa nominal anggaran dua mobil tersebut.Nanti, kita cek lagi,”katanya. Kendati demikian, pembelian dua kendaraan baru untuk membantu pelaksanaan SEA Gamesinidianggaptokohpemuda Banyuasin, Nasrul Tajuddin, sebagai sikap yang berlebihan. Pasalnya, jika dikroscek lebih lanjut, untuk kebutuhan SEA Games yang sesaat, seharusnya tak perlu dilakukan pembelian kendaraan dinas baru. “Bukankah di SK Gubernur hanya melakukan peminjaman, bukan kewajiban membeli kendaraan dinas baru,” sindir Nasrul seraya menegaskan, pembelian dua mobil baru yang menggunakan uang rakyat ini harus dikritisi.

“Rakyat meminta jalan,meminta sekolah, Pemkab selalu mengungkapkan alasan skala prioritas pembangunan. Lalu, apakah pembelian mobil dinas menjadiprioritassaatini,”tanya pemuda asli Rantau Bayur ini. Demikian catatan online Mesin Glundung tentang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel