PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja

PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Sibolga berencana merekrut nelayan di daerah itu menjadi peserta program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Selama ini, ribuan nelayan di daerah itu belum ada yang terdaftar sebagai peserta.

“Padahal jumlah masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan di 12 kabupaten/kota di pantai barat Sumatera Utara (Sumut) yang menjadi wilayah kerja PT Jamsostek Sibolga sangat banyak,” kata Kepala Cabang PT Jamsostek Sibolga Rasidin kepada SINDO,kemarin. Rasidin menuturkan, khusus di Kota Sibolga saja, pihaknya memperkirakan jumlah nelayan mencapai ribuan orang. Setiap hari, nelayan harus menghadapi resiko tinggi dan mempertaruhkan keselamatannya saat menangkap ikan di laut.

“Sangat disayangkan apabila nelayan ini tidak terdaftar sebagai peserta Jamsostek. Padahal, mereka juga tenaga kerja yang perlu mendapatkan perlindungan,” ungkap Rasidin. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 3/1992 tentang Kepersertaan Jamsostek, seyogianya masyarakat nelayan juga memiliki hak yang sama menjadi peserta Jamsostek.

Maka itu, sebagai lembaga penjamin keselamatan tenaga kerja, PT Jamsostek cabang Sibolga mencoba menawarkan produk khusus bagi nelayan, yakni program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian. Rasidin menuturkan, nelayan yang menjadi peserta Jamsostek otomatis mendapatkan perlindungan penuh apabila mengalami kecelakaan kerja atau bahkan meninggal dunia akibat kecelakaan kerja.

Nantinya, Jamsostek akan membayarkan santunan kematian kepada ahli waris sebesar lebih kurang Rp50 juta. Sementara bagi yang meninggal dunia namun bukan karena kecelakaan kerja, berhak memperoleh santunan sebesar Rp16.800.000,kemudian bagi yang mengalami sakit akibat kecelakaan kerja akan diberikan biaya pengobatan dan perawatan sebesar Rp12.000.000. “Saat ini, kami sedang menjajaki kerja sama dengan instansi terkait atas rencana tersebut.

Kami juga menjajaki kerja sama dengan para pemilik kapal ikan maupun kelompok-kelompok nelayan,”tandasnya. KepalaDinas(Kadis) Kelautan Perikanan dan Peternakan Pemko Sibolga Hendra Darmalius yang dimintai tanggapannya terkait rencana PT Jamsostek mengikutsertakan nelayan sebagai peserta program Jamsostek mengaku sangat mendukungnya.

“Program Jamsostek bagi nelayan sangat bermanfaat untuk menjamin keselamatan nelayan yang juga bagian dari tenaga kerja,”tuturnya. Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Sibolga Ichwan Irfan Tanjung juga mengaku sangat mendukung rencana PT Jamsostek.

Sesuai data mereka, jumlah nelayan yang terjun ke laut dan terdaftar sebagai anggota HNSI Sibolga mencapai lebih dari 8.000 orang. “Meskipun anggota HNSI telah mendapatkan asuransi jiwa, tetapi akan lebih konkret jika nelayan itu juga terdaftar sebagai peserta program Jamsostek,” tandasnya. Demikian catatan online Mesin Glundung tentang PT Jaminan Sosial Tenaga Kerja.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel