PT Sco Prima Inovatindo

Perusahaan pendistribusian kompor, selang, regulator, dan tabung gas elpiji gratis berjanji akan mengganti puluhan regulator yang rusak dan sebelumnya telah dibagikan kepada sebagian warga di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Koordinator PT Sco Prima Inovatindo, Ramli Hutagaol mengatakan, sebelum diganti, mereka meminta warga untuk memastikan seluruh perangkat kompor gas dalam kondisi baik. Jika ada yang rusak, diminta segera melaporkannya kepada pihaknya untuk selanjutnya diganti. Sejauh ini, PT Sco Prima Inovatindo sudah menerima laporan dari beberapa pihak.

Selanjutnya, perusahaan yang dipercayakan untuk membagikan kompor gas dalam rangka program konversi minyak tanah ke gas tersebut telah meminta kepala desa untuk mengumpulkan barang-barang yang rusak. Jika nantinya sudah diganti, mereka akan memberikan berita acara penyerahan kepada Pemkab Taput. ”Kalau jumlah pastinya kami belum tahu. Untuk saat ini, kami belum bisa menggantinya karena stok barang sedang tidak ada.

Namun, kami akan secepatnya mengganti yang rusak dengan yang masih bagus,” tuturnya kepada media, kemarin, di Tarutung. Dia menuturkan, kerusakan perangkat kompor gas bisa disebabkan berbagai hal, termasuk saat proses pengiriman dari Jakarta.Namun, dia sendiri mengaku tidak mengetahui pasti penyebab kerusakan sejumlah regulator yang dikeluhkan warga Kecamatan Sipoholon.

Sementara itu, Camat Sipoholon Sasmiduk Situmeang mengharapkan agar perusahaan distributor segera mengganti regulator yang rusak kepada warga penerima bantuan. Paket gratis tersebut akan siasia dibagikan jika perangkap pendukungnya tidak lengkap. ”Kami belum tahun jumlah pasti regulator yang rusak. Namun, kami berharap agar Sco Prima Inovatindo menggantinya dalam waktu cepat agar masyarakat bisa menggunakannya,” katanya.

Sementara itu, Pemkab Taput kembali mengingatkan para kades untuk tidak menandatangani berita acara serah terima paket bantuan gratis kompor gas apabila masih ada yang rusak. Kades diminta memastikan seluruh barang dalam kondisi baik. Sebab, jika berita acara sudah ditandatangani, tidak ada lagi alasan untuk menuntut pihak distributor.

”Sejauh ini, kami tidak tahu apakah akan ada penggantian atau tidak. Yang pasti, kami sudahmemintakepadaparakades agar tidak menandatangani berita acara penyerahan apabila masih ditemukan barang yang rusak, sekecil apapun itu,”tutur Kepala Subbagian (Kasubbag) Pengembangan Usaha dan Penanaman Modal, Bagian Perekonomian Setdakab Pemkab Taput, SNTampubolon. Sebelumnya, sejumlah warga di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Taput mengembalikan puluhan regulator kompor gas elpiji kepada kades karena rusak. Demikian catatan online Mesin Glundung tentang PT Sco Prima Inovatindo.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel