sistem buka-tutup di jalur Pantura

Aparat kepolisian dari Satuan Lalu Lintas Polres Karawang dan Subang memberlakukan sistem buka-tutup di jalur Pantura perbatasan Karawang-Subang, akibat padatnya kendaraan pada hari libur terakhir cuti bersama, Selasa (17/5/2011) malam.

Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Subang Iptu Herman mengatakan sistem buka tutup terpaksa diberlakukan selama 30 menit sampai satu jam, baik dari arah Cirebon menuju Cikampek, untuk menghindari kemacetan lebih parah.

"Sistem buka-tutup tersebut dilakukan dengan menghentikan seluruh kendaraan dari arah Cikampek menuju Cirebon dan sebaliknya secara bergantian selama sekitar 30 menit sampai satu jam," kata dia.

Dengan demikian, ruas jalan pada dua jalur (empat lajur) pada jalur itu dilewati secara bergantian, baik kendaraan dari arah Cikampek menuju Cirebon maupun sebaliknya.

Menurut Herman, sistem buka-tutup dilakukan selama sekitar 30 menit sampai satu jam agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dari arah Cikampek menuju Cirebon atau sebaliknya.

Berdasarkan pantauan, kepadatan kendaraan yang melintas di jalur Pantura wilayah Subang dan Karawang sudah terlihat sejak sekitar pukul 20.00 WIB.

Semakin malam, volume kendaraan itu semakin meningkat, sampai terjadi kemacetan lebih dari 6 kilometer. Kemacetan terlihat sejak jalur Pantura Patokbeusi Subang sampai jalur pantura Jatisari Karawang.

Selain karena tingginya volume kendaraan yang melintas pada hari terakhir libur panjang cuti bersama dan Hari Raya Waisak, Selasa malam, kemacetan juga terjadi akibat adanya proyek perbaikan jalan dan jembatan di sejumlah titik antara jalur Pantura Jatisari, Karawang, sampai Subang. Demikian catatan online Mesin Glundung yang berjudul sistem buka-tutup di jalur Pantura.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel