Imam Nahrawi menantang Lily Wahid dan Effendi Choirie

Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Imam Nahrawi menantang Lily Wahid dan Effendi Choirie untuk membuktikan tudingan mereka. Sebelumnya, Lily Wahid mengindikasikan adanya intervensi kuat dalam kasus pemecatannya bersama Effendi atau Gus Choi dari PKB.

Kasus Lily dan Gus Choi itu ditangani oleh hakim Syarifudin Umar yang Rabu 1 Juni lalu ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi karena diduga menerima suap dari pihak berperkara.

"Orang kalah itu selalu mencari alasan, ya buktikan saja jangan asal ngomong. Kami geli saja mendengarnya, orang kalah terus menuduh demikian," ujar Nahrawi di Gedung PKB, Jakarta Pusat, Minggu, 5 Juni 2011.

Nahrowi juga meminta kepada Lily dan Gus Choi tidak asal bicara mengenai hal ini. "Saya lihat mereka politisi senior, masak begitu caranya. Kalah terus mencari alasan. Buktikan, kalau nggak kami tuntut balik lho," tegas Nahwawi.

Dia pun menegaskan tak ada hubungan antara ditangkapnya hakim Syarifudin dengan kemenangan PKB atas Lily Wahid dan Gus Choi. "Yang mengaitkan ya yang kalah ini, Lily Wahid dan Effendi Choirie. Tanya ke dia kenapa mengait-ngaitkan," ujar dia.

PKB, kata dia, tidak akan melayani tudingan Lily Wahid dan Gus Choi terhadap kemenangan PKB. "Kami ngalah saja lah," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar enggan berkomentar terkait tudingan tersebut. "Nggak ada urusan dan nggak ada tanggapan," ujar Cak Imin sambil tersenyum dan masuk ke dalam mobil dan meninggalkan gedung PKB. Demikian catatan online Mesin Glundung yang berjudul Imam Nahrawi menantang Lily Wahid dan Effendi Choirie.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel