Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga akhir Oktober 2011 telah menerima 128 laporan bencana alam. Kepala BPBD Provinsi Sulsel Mappagio di Makassar, Kamis, menjelaskan, 128 laporan tersebut didominasi oleh laporan bencana banjir dan bencana sosial seperti kebakaran. Dari keseluruhan laporan bencana tersebut, terdapat delapan kabupaten dan kota yang mengajukan proposal rehabilitasi dan rekonstruksi.

Tiga diantaranya adalah Kabupaten Takalar,Wajo dan Barru.Total dana yang telah disalurkan sebesar Rp98 miliar. Menghadapi kondisi cuaca ekstrim pada musim penghujan Oktober 2011 hingga Januari 2012 dan antisipasi terhadap kemungkinan bencana lainnya, BPBD Sulsel telah mengaktifkan pusat pengendalian dan operasi (pusdalop) dan pusat komando di tingkat kabupaten dan kota dan menyiagakan para relawan terlatih.

Ia meminta agar tiga pemerintah kabupaten dan kota yang belum membentuk BPBD agar segera mengaktifkannya. Sebelumnya, ia menargetkan hingga akhir 2011, seluruh kabupaten dan kota di Sulsel telah membentuk BPBD untuk menangani masalah bencana di daerah masing-masing. Pada Januari, 2011 sebanyak 10 dari 24 kabupaten dan kota di Sulsel telah membentuk BPBD. Pembentukan badan tersebut dinilai sangat penting, selain menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat,keberadaan badan akan menjadi simpul koordinasi dalam penanggulangan bencana di daerah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel