Ujang Iskandar

Bupati Kotawaringin Barat Ujang Iskandar masih harus dikawal polisi bersenjata. Setidaknya, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Program Kegiatan Tahun Anggaran 2012 Provinsi Kalimantan Tengah siang tadi, dua polisi dengan senjata api submesin (submachine gun) terlihat menguntit Ujang.

Mereka yang mengamankan Ujang di Palangkaraya itu berasal dari Satuan Brimob Daerah Kalteng. Para personel dari Kepolisian Daerah (Polda) Kalteng itu mengenakan seragam warna hijau dengan baret biru. Sedangkan senjata api buatan Ceko, yakni Scorpion tersandang di tubuh masing-masing dengan popor lempengan besi yang terlipat. Mereka juga memakai tas pinggang.

Saat rehat, ketika Ujang hendak shalat, para polisi itu ikut menyertai. Meski demikian, sikap mereka tak terlalu kaku. Tamu yang hendak mengobrol dengan Ujang tak perlu melalui pemeriksaan atau ditanya identitasnya lebih dulu.

Kedua polisi hanya mengamati dan tak selalu merapat. Usai menunaikan shalat, Ujang pun tampak santai menyantap makan siangnya dan berbincang-bincang.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel