Menjajaki kerja sama Pengelolaan Listrik

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menjajaki kerja sama pengelolaan listrik dengan PT Mandiri Energy, salah satu anak perusahaan PT Mahattan Group,tahun ini. Kerja sama di bidang kelistrikan ini, yakni pengelolaan listrik hibah 3 Megawatt (MW) dari PT Vale Indonesia sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem kerjasama program pendampingan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah dibentuk Pemkab.

Direktur Managing PT Mandiri Energy Ludi Prijanto telah memaparkan peluang kerja sama antara perusahaannya dengan Pemkab Lutim dalam bidang kelistrikan, termasuk bidang lainnya seperti perkebunan, pertambangan, minyak sawit, dan lainnya.

Kata dia, PT Mandiri Energy menawarkan dua bentuk kerjasama, yakni sistem kerjasama joint venture dan sistem joint operasional. “Untuk kerjasama model joint venture, pengelolaan listrik hibah dari PT Vale Indonesia, sepenuhnya akan dibiayai investor, dalam hal ini PT MahattanGroupsebagaiindukperusahaan PT Mandiri Energy,” katanya.

Sebaliknya, model kerjasama joint operasional, investasi dibiayai sepenuhnya Pemkab Lutim, sedangkan investor sebatas pendamping Pemkab dalam pengelolaan listrik. Bupati Lutim mengaku memilih kerjasama dengan sistem joint operasional. PT Mandiri Energy sebatas pendampingan operasional manajemen BUMD yang dibentuk Pemkab. Investasi bidang kelistrikan ini sepenuhnya dibiayai Pemkab Lutim,” ujar Hatta.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel