Tiga cabang Olahraga Menggelar Latihan dan Uji Coba

Tiga cabang olahraga (cabor) menggelar latihan dan uji coba ke luar Sulawesi Selatan (Sulsel). Agenda ini adalah bagian dari persiapan menghadapi PON XVIII Riau, September nanti. Cabor-cabor yang mengagendakan uji coba sekaligus latihan adalah dayung,senam, serta ski air.Cabor dayung dan senam melakukan uji coba di Jakarta, sedangkan ski air memilih Malaysia dan Singapura sebagai langkah pemantapan menuju PON. Sekretaris KONI Sulsel Nuhkrawi Nawir mengatakan,alasan ketiga cabor melakukan uji coba ke luar Sulsel untuk memantapkan persiapan sebelum berangkat ke Riau.“Dengan uji coba dan latihan di luar, kami berharap mendapatkan hasil yang maksimal,”paparnya.

Nukhrawi menambahkan,langkah tersebut sekaligus juga sebagai antisipasi menghadapi rival dari daerah lain pada PON mendatang.“Apalagi, saat ini, provinsi lain tengah sibuk mempersiapkan atletnya beruji coba keluar daerah, bahkan sampai luar negeri.Kami sulit bersaing kalau hanya berharap uji coba di Sulsel,”katanya. Meski begitu,tidak semua cabor dapat dengan leluasa menggelar uji coba ke luar. Hanya cabor-cabor prioritas yang memungkinkan menyabet medali di PON nanti.“Atlet yang dikirim keluar Sulsel hanyalah yang paling siap,”tuturnya.

Dia mengatakan,cabor lain yang juga tengah mengikuti uji coba adalah wushu. Beberapa bulan terakhir ini,atletnya sudah berada di Surabaya.“Cabang ini sudah lebih dulu berangkat,”tuturnya. Nuhkrawi menyatakan,perkembangan hasil uji coba dan latihan tersebut akan dipantau secara ketat oleh tim pengawas KONI.“Kami mengirim beberapa orang pengurus untuk melihat langsung uji coba dan latihan,”ucapnya. Jika dari laporan tim pemantau ditemukan banyak kekurangan,pelatih sekaligus atletnya akan dievaluasi.“Kalau tidak maksimal bisa jadi akan kami coret dari daftar kepesertaan PON,”tandasnya.

Menanggapi uji coba ke luar yang diagendakan,Pelatih senam Sulsel Muhammad Arif Ramli cukup memakluminya. Apalagi, saat ini, peta persaingan sulit terbaca.Daerah mana saja yang akan menjadi saingan berat masih buram. “Makanya diperlukan uji coba untukmenambah jam terbang,”ujarnya. Khusus cabor senam sendiri, Arif Ramli mengungkapkan,kekuatan di cabor ini sudah hampir merata di semua provinsi peserta PON.

Jika dulu didominasi DKI Jakarta dan Pulau Jawa, sekarang,daerahdaerah tersebut sudah mulai menghitung kekuatan tim provinsi lain, misalnya Sulawesi ataupun Sumatera. Menghadapi kondisi tersebut,Arif Ramli menegaskan, atletnya terus mematangkan persiapan.Mengingat waktu pelaksanaan PON yang tinggal sekitar sebulan lebih ini, pihaknya pun berusaha keras mengintensifkan latihan bagi atlet-atletnya. Bahkan, demi hasil terbaik di PON, pihaknya juga tidak memberikan libur Lebaran. Yang pasti, setelah mengikuti latihan di Jakarta, anak asuhnya langsung diboyong ke Riau untuk uji coba.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel